Di tengah lautan konten visual yang terus bergulir, repost atau memposting ulang konten di Instagram telah menjadi salah satu strategi paling efektif untuk kurasi konten, membangun komunitas, dan memperkuat citra merek. Namun, seiring dengan pembaruan platform yang dinamis, cara dan aturan mainnya pun terus berkembang.
Pada tahun 2025, repost bukan lagi sekadar mengambil tangkapan layar dan mengunggahnya kembali. Kini, aktivitas ini menyangkut etika digital, pemanfaatan fitur asli platform, hingga kesadaran akan hak cipta. Artikel ini akan mengupas tuntas cara melakukan repost terbaru untuk semua jenis format—Feed, Story, dan Reels—secara efektif, etis, dan strategis.
Mengapa Repost Masih Menjadi Strategi Emas di Instagram?
Sebelum masuk ke teknis, penting untuk memahami kekuatan di balik repost. Ini bukan jalan pintas bagi mereka yang malas membuat konten. Jika dilakukan dengan benar, repost adalah alat yang sangat kuat untuk:
- Membangun Bukti Sosial (Social Proof): Membagikan User-Generated Content (UGC) atau konten dari pelanggan yang puas adalah testimoni paling otentik. Ini menunjukkan bahwa produk atau layanan Anda nyata dan dicintai oleh komunitas.
- Mengisi Kalender Konten: Tidak semua konten harus orisinal. Mengurasi dan membagikan konten relevan dari kreator lain (dengan izin dan kredit) dapat menjaga konsistensi postingan Anda tanpa harus memproduksi semuanya dari nol.
- Memperkuat Komunitas: Dengan me-repost konten dari pengikut, Anda memberikan apresiasi dan pengakuan. Ini mendorong interaksi lebih lanjut dan membuat audiens merasa menjadi bagian dari merek Anda.
- Berbagi Informasi Berharga: Menemukan infografis, tips, atau berita penting yang relevan dengan audiens Anda? Me-repost konten tersebut memposisikan akun Anda sebagai sumber informasi yang terpercaya di niche Anda.
Aturan Emas Repost: Etika dan Hak Cipta Adalah Segalanya
Inilah fondasi terpenting sebelum Anda menekan tombol bagikan. Mengabaikan etika tidak hanya akan merusak reputasi Anda, tetapi juga berpotensi melanggar Ketentuan Layanan Instagram dan undang-undang hak cipta.
- Selalu Minta Izin: Ini adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Sebelum me-repost konten seseorang ke feed utama Anda, kirimkan Direct Message (DM) yang sopan untuk meminta izin. Simpan bukti percakapan tersebut. Pengecualian biasanya berlaku untuk membagikan postingan ke Story, yang sifatnya sementara dan secara desain terhubung ke postingan asli.
- Berikan Kredit yang Jelas dan Terlihat: Jangan menyembunyikan kredit di akhir caption yang panjang atau hanya men-tag di foto. Praktik terbaik adalah:
- Tag Akun pada Foto atau Video: Pastikan akun kreator asli ditandai langsung pada media yang Anda unggah.
- Jangan Mengubah Konten Asli: Hindari mengedit foto/video secara berlebihan, seperti menambahkan filter yang mengubah estetika aslinya, memotong watermark, atau mengambil hanya sebagian dari video. Hormati karya asli sang kreator.
Baca Juga: Kenapa Saya Tidak Bisa Live di Instagram? Panduan Lengkap Aturan 1000 Followers!
Cara Repost Berbagai Jenis Konten di Instagram (Update 2025)
Instagram telah mempermudah beberapa proses repost melalui fitur bawaan, sementara beberapa lainnya masih memerlukan bantuan.
1.Repost Postingan Feed atau Reels ke Instagram Story (Cara Termudah)
Ini adalah metode repost paling umum dan didukung penuh oleh Instagram.
- Buka postingan Feed atau Reel yang ingin Anda bagikan.
- Ketuk ikon pesawat kertas (Share) di bawah postingan.
- Pilih opsi "Tambahkan ke cerita Anda" (Add to your story).
- Anda akan diarahkan ke editor Story. Di sini, Anda bisa mengubah ukuran, memutar, atau menambahkan teks, stiker, dan GIF untuk memberikan konteks.
- Publikasikan Story Anda. Pengikut Anda dapat mengetuk postingan di Story untuk melihat konten aslinya secara langsung.
2.Repost Story yang Mention Anda
Jika seseorang menyebut (mention) akun Anda di Story mereka, Anda akan mendapatkan notifikasi di DM.
- Buka DM dari pengguna tersebut.
- Anda akan melihat tombol "Tambahkan ini ke cerita Anda" (Add this to your story).
- Ketuk tombol tersebut, dan Anda bisa langsung membagikannya ke Story Anda sendiri. Ini adalah cara Instagram memfasilitasi UGC berbasis Story.
3.Repost Postingan Feed atau Reels ke Feed Anda: Fitur Repost Bawaan!
Setelah bertahun-tahun dinantikan, Instagram akhirnya menguji dan meluncurkan fitur Repost bawaan untuk Feed dan Reels secara lebih luas. Ini mengubah permainan secara signifikan.
- Temukan postingan Feed atau Reel dari akun publik yang ingin Anda bagikan.
- Di bawah postingan (di sebelah ikon suka, komentar, dan bagikan), Anda akan menemukan ikon Repost (biasanya berupa dua panah yang membentuk siklus).
- Ketuk ikon tersebut. Anda akan diberi opsi untuk menambahkan pemikiran atau caption Anda sendiri sebelum membagikannya.
- Konten yang di-repost akan muncul di feed pengikut Anda dan juga tersimpan di tab Repost khusus di profil Anda, terpisah dari grid utama Anda.
Penting: Fitur ini secara otomatis menyertakan atribusi ke kreator asli, menjadikannya cara yang paling etis dan mudah untuk berbagi konten ke feed Anda. Jika Anda belum melihat fitur ini, pastikan aplikasi Anda selalu diperbarui.
4.Metode Alternatif (Jika Fitur Repost Belum Tersedia): Aplikasi Pihak Ketiga
Jika karena suatu alasan fitur Repost asli belum muncul di akun Anda, aplikasi pihak ketiga masih menjadi pilihan.
- Cara Kerja Umum:
- Unduh aplikasi repost terpercaya dari App Store atau Google Play (Contoh: Repost for Instagram, Regrann).
- Buka Instagram, cari postingan yang ingin di-repost, dan ketuk ikon tiga titik, lalu pilih "Salin Tautan" (Copy Link).
- Buka aplikasi repost. Biasanya, tautan yang Anda salin akan terdeteksi secara otomatis.
- Aplikasi akan memberikan opsi untuk posisi watermark kredit dan menyalin caption asli.
- Pilih "Repost", yang akan mengarahkan Anda kembali ke Instagram untuk menyelesaikan proses unggah seperti postingan biasa.
Kelemahan: Metode ini sedikit lebih rumit dan terkadang dipenuhi iklan, menjadikannya pilihan kedua setelah fitur bawaan Instagram.
Baca Juga: Bongkar Algoritma Instagram & Facebook 2025: Mengapa Shares dan Saves Kini Lebih Penting dari Likes?
Repost Sebagai Pilar Strategi Marketing Anda
Jangan hanya repost secara acak. Integrasikan ke dalam strategi konten Anda:
- Buat Kampanye UGC: Ajak audiens untuk menggunakan tagar unik (branded hashtag). Pantau tagar tersebut dan repost konten terbaik secara berkala.
- Jadwalkan Hari Repost: Tentukan satu hari dalam seminggu untuk menampilkan konten dari komunitas Anda, misalnya "#FanFeatureFriday".
- Kurasikan Konten Bertema: Bangun mood board atau galeri inspirasi di feed Anda dengan me-repost konten yang sesuai dengan estetika merek Anda.
Kesimpulan
Repost di Instagram pada tahun 2025 telah berevolusi dari sekadar taktik menjadi sebuah seni berkomunitas. Dengan hadirnya fitur Repost bawaan, Instagram telah memberikan alat yang sah dan etis bagi para kreator dan merek. Namun, prinsip utamanya tetap sama: selalu prioritaskan izin, berikan kredit yang layak, dan bagikan konten yang memberikan nilai bagi audiens Anda. Dengan pendekatan yang tepat, repost akan menjadi salah satu aset terkuat dalam strategi Instagram Anda.

